The Alien

Sabtu, 07 Mei 2016

Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM)


1.    Pengertian
Gotong Royong adalah kegiatan kerjasama masyarakat dalam berbagai bidang pembangunan yang diarahkan pada penguatan persatuan dan kesatuan masyarakat serta peningkatan peran aktif masyarakat dalam pembangunan.
Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) adalah kegiatan gotong royong masyarakat dalam satu bulan penuh yang merupakan akumulasi kegiatan gotong royong selama sebelas bulan.
Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat merupakan kegiatan yang sangat mendukung pelaksanaan pelestarian dan nilai – nilai Gotong Royong untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Kegiatan ini dilaksanakan di setiap Desa / Kelurahan selama 1 bulan penuh yaitu dari tanggal 1 MEI S/D 31 MEI setiap tahun.

2.    Penyelenggaraan
Penyelenggaraan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat dilakukan dengan prinsip dari, oleh dan untuk masyarakat dengan memperoleh dukungan/bantuan dari departemen dan lembaga pemerintah non departemen. Penyelenggaraan BBGRM di Desa dan Kelurahan melibatkan seluruh elemen masyarakat seperti, Tim Penggerak PKK, Karang Taruna, RT/RW, dan Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD). Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat diselenggarakan selama satu bulan pada bulan Mei setiap tahun.

3.    Tujuan
Meningkatkan kepedulian peran aktif masyarakat berdasarkan kebersamaan, kekeluargaan, kesehatan, dan kegotong-royongan menuju pada penguatan integrasi sosial melalui kegiatan-kegiatan gotong-royong dalam pelaksanaan pembangunan serta pemeliharaan hasil-hasil pembangunan.


4.    Sasaran
a.     Meningkatkan persatuan dan kesatuan masyarakat.
b.     Meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pembangunan.
c.      Meningkatkan pelaksanaan Gerakan PKK, KB, Kesehatan di setiap tingkatan wilayah khususnya di Desa dan Kelurahan.
d.     Meningkatkan pemberdayaan keluarga, rumah tangga, para pengelola dan petugas bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan di setiap tingkatan Wilayah.
e.      Meningkatkan kemitraan antara masyarakat dan pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan.
f.       Meningkatkan rasa memiliki, rasa tanggungjawab terhadap hasil-hasil pembangunan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar